Tampilkan postingan dengan label Al Ghadier Menjawab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al Ghadier Menjawab. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Juli 2010

Khotbah dengan selain bahasa arab

Pert: Bagaimanakah hukum khotbah jumát dengan selain bahasa Arab?
J: Jumhur ulama mengatakan bahwa, khutbah jumát itu semua rukunnya (Hamdalah, Shalawat, Washiyat, Baca ayat Al-Qurán dan Doá) harus menggunakan bahasa Arab, meski para jamaah bukan orang Arab yang tidak memahaminya. Adapun selain rukun, boleh dengan selain bahasa Arab dan tidak memutuskan muwaalah. Sementara Imam As-Suwaifi dan & Al-Barmawi mengatakan: Persyaratan rukun harus menggunakan bahasa Arab, itu jika di dalam jamaah ada orang arabnya, tapi jika tidak ada, maka khutbah jumát boleh dengan menngunakan selain bahasa Arab, kecuali ayat Al-Qurán.
۱. وكونها بالعربية وان كان الكل اعجمين لاتباع السلف والخلف (قوله بالعربية) اى الأركان دون ما عداها. قال يفيد ان ما عداالاركان من توابعها بغيرالعربية لايكون مانعا من الموالاة . إه حاشية الكردى على شرح بافضل
۲. (ثامنها ان تكون بالعربية ) اى ان تكون الخطبتين بالعربية وان كان القوم عجما لايفقهون – الى قوله- وقال ايضا نقلا عن البرماوى ومحل اشتراط كون الاركان الخطبة بالعربيةان كان فى القوم عربي والاكفى كونهما بالعجمية الافى الاية فهي كالفاتحة اى فلابد من العربية. إه شرح كاشفة السجا :98

UCAPAN WALI YANG MENYALAHI HUKUM SYARA’

Pert: Apakah boleh diamalkan dan diikuti ucapan sebagian wali yang menyalahi hukum syara’?
Jwb: Tidak boleh diamalkan dan tidak boleh dijadikan pedoman hukum.
والخطأ الكشفي عند الأولياء بمنزلة الخطإ الإجتهادي إلا أنه لاعمل به ولو صح لايبني عليه حكم عندهم مالم يساعده الظاهر فاحفظ هذا فإنه نفيس {جامع اصول الأولياء:245}

Laki-laki Memakai Pakaian Sutra

Pert : Bagaimanakah hukumnya laki-laki memakai pakaian yang terbuat dari bahan sutra ?
Jwb : Kita lihat dulu komposisi dari bahan pakaian sutra tersebut. Jika murni dari sutra, maka haram bagi laki-laki memakainya. Jika tidak murni, maka apabila komposisi sutranya yakin lebih banyak, maka tidak boleh. Jika selain sutranya yang lebih banyak, atau sama maka boleh. Jika masih ragu mana yang lebih banyak , maka hukumnya haram.(GM)
(ويحرم على الرجل والخنثى استعمال الحرير) لخبرالبخاري نهانا رسول الله صلي الله عليه وسلم عن لبس الحرير والديباج وأن نجلس عليه ولما فى ذلك من ظهور السرف (واستعمال ما اكثره حرير) وزنا دون عكسه لذلك تغليبا للأكثر فيهما ودون ما اذا استويا لأنه لايسمي ثوب حرير عرفا (قوله دون عكسه) وهو ما اكثره غير حرير وزنا اى يقينا فيحل بخلاف المشكوك فى كثرته فيحرم على المعتمد . اﻫ (الشرقاوي 1/331-330)

HUKUM MASUK THARIQAH

Pert: Bagaimana hukum masuk thariqah dan mengamalkannya?
Jwb: Jika yang dikehendaki masuk thariqah itu belajar membersihkan hati dari sifat-sifat yang rendah dan menghiasi sifat-sifat yang dipuji maka hukumnya fardlu ‘ain. Hal ini seperti hadits Nabi saw yang artinya : “Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi orang islam laki-laki dan orang islam perempuan”. Akan tetapi kalau yang dikehendaki masuk thariqah itu khusus untuk dzikir dan wirid, maka termasuk sunnah Rasulullah saw. Adapun mengamalkan dzikir dan wirid setelah bai’at, maka hukumnya wajib, untuk memenuhi janji.

(Keputusan Muktamar Ke I Jm’iyah Ahli Thoriqah Mu’tabaroh di Tegal Rejo – Magelang. 18 Rabiul Awal 1377 H / 12 Oktober 1957 M)
(M.S)

SANDIWARA DENGAN PROPAGANDA ISLAM

Pert:  Bagaimanakah hukumnya sandiwara dengan propaganda islam? Boleh atau tidak?
Jwb : Kalau di dalamnyya terdapat kemungkaran maka tidak boleh. Karena ketentuan kaidah menjelaskan ketika ada halal dan haram (dalam satu kasus) maka yang yang haramlah yang dimenangkan.
إذا جتمع الحلال والحرام غلب الحرام {المواهب السنية }

Mengaqiqahi anak yang sudah meninggal

Ada anak yang sampai baligh belum diaqiqahi oleh orang tuanya, Apakah orang tua masih punya tuntutan untuk mengaqiqahi anak tersebut ?
Jwb: Ketika anak sudah balig, maka orang tua sudah tidak punya tuntutan untuk mengaqiqahinya, sementara sang anak punya pilihan untuk mengaqiqahi dirinya atau tidak, tapi baiknya mengaqiqahi.

فإن تأخرت للبلوغ سقط حكمها في حق العاق عن المولود (فلا يخاطب بها بعده لانقطاع تعلقه بالمولود حينئذلاستقلاله) أما هو فمخير في العق عن نفسه والترك – الى قوله ... – لكن الأحسن أن يعق عن نفسه تداركا لما فات . اه التوشيخ : 273

AQIQAHNYA ANAK YANG LAHIR DALAM KEADAAN MENINGGAL

P: Bagaimanakah hukum mengaqiqahi anak yang lahir dalam keadaan meninggal ?
J: Tafshil ( baca: diperinci)
  1. Apabila lahir sebelum masa ditiupkannya ruh(baca: usia 120 hari atau 4 bulan) maka tidak sunnah diaqiqahi
  2. Apabila lahir setelah masa tersebut, maka hukumnya sunnah diaqiqahi
(فصل فى العقيقة ) وهي لغة الشعر الذى على رأس الولد حين يولد وشرعا ما يذبح عند خلق شعره (تسن العقيقة على الغلام ) وهي فى حقه (شاتان ) اه ,( قوله عى الغلام) والمراد الغلام ولوسقطا إن بلغ أوان نفخ الروح فيه, ا ه   الشرقا وى  ۲/٤٧١     
Assalamuálaikum. Yang saya hormati para Alim Ulama segenap dewan redaksi dirasah Ilmiah Al-Ghadier MTM PP Kempek, saya ingin bertanya tentang hukum jika A (baca: seseorang) punya hutang pada B, kemudian A hendak membayar hutangnya dengan harta zakat (hendak membayar hutang sekaligus berzakat) pada B ?
J:  Hukumnya tidak boleh membayar hutang dengan zakat. Bayarlah hutang dengan harta yang bukan untuk zakat (harta untuk bayar hutang sendiri dan untuk berzakat juga sendiri)
عبارة : (فرع) دفع زكاته لمديونه بشرط ان يردها له عن دينه لم يجز ولا يصح قضاء الدين بها.  اه  
الترمسى ۲ /۱۱٥

MENGKONSUMSI OBAT KUAT

Kebutuhan biologis dalam hubungan suami isteri bisa dianggap sebagai kebutuhan primer untuk menjamin kelangsungan dan keharmonisan rumah tangga. Oleh karena itu untuk mendukung terpenuhinya kebutuhan tersebut secara maksimal, banyak orang mengkonsumsi obat-obat kuat dari yang tradisional seperti ramuan madura sampai yang modern yang berbentuk kemasan seperti irex, viagra dll.
P : Bagaimanakah hukum mengkonsumsi obat-obat tersebut ?
J : Mengkonsumsi obat kuat dalam hubungan biologis seperti gambaran di atas itu hukumnya sunah karena menjadi wasilah atau perantara terwujudnya keharmonisan suami isteri.
ويندب التقوى له بأدوية مباحة مع رعاية القوانين الطبيبة ومع قصد صالح كعفة ونسل لأنه وسيلة لمحبوب فليكن محبوبا وكيثر من الناس يترك التقوى المذكور فيتولد من الوطء مضارا جدا (اعانة الطالبن ۳/۲٧٤

Memakai perhiasan emas bagi laki-laki dan perempuan

Pert: Bagaimanakah hukumnya memakai emas bagi laki-laki dan perempuan ? dan bagaimana pula hukumnya memakaikan perhiasan emas pada anak laki-laki yang masih kecil ?
Jwb: Hukum memakai perhiasan emas bagi laki-laki itu hukumnya haram. Sementara bagi perempuan itu hukumnya boleh (mubah). Adapun hukumnya memakaikan perhiasan emas pada anak laki-laki yang masih kecil, bagi wali itu hukumnya boleh.
واستعمال المنسوج كله او بعضه بذهب اوورق اى فضة والمموه اى المطلي به اى بأحدهمااذا حصل منه شيئ بالعرض على النار لما روي أبى داوود وغيره وحسنه النووي إن هذين يعنى الذهب والفضة حرام على ذكور أمتى حل لإناثها وألحق بالذكور الخناثى احتياطا أماالمرءة فيحل لها ذلك للخبر المذكور وللولى الباس ما ذكر للصبي {تحفة الطلاب : 40}

Mengirim Fatihah untuk orang masih hidup

P: Di tengah masyarakat kita, sudah menjadi kebiasaan jika ada orang yang sedang menghadapi kesulitan seperti akan operasi atau yang lain, minta dikirimi fatihah atau do’a kepada sanak kerabat atau orang lain. Pert: Bagaimanakah hukum mengirim fatihah atau do’a kepada orang yang masih hidup ? Dan bermanfaatkah kiriman tersebut ?
J: Hukumnya boleh dan itu akan bermanfaat bagi orang yang dikiriminya.
أن بعض القران اذا قصد به نفع الميت نفعه , اذا قد ثبت ان القارئ لما قصد بقرائته نفع لمدلوغ نفعه , واقرأ النبي صلى الله عليه وسلم ذلك بقوله وما يدريك انها رقية ؟ واذا نفعت الحي بالقصد كان نفع الميت بها اولى لأنه يقع عنه من العبادات بغير اذ نه  ما لايقع عن الحي . إه اعانة الطالبين۳/۱۳٤

NADZAR

Seseorang bernadzar kalau dia sembuh akan melakukan shalat berjamaáh, bagaimanakah hukum shalat berjamaáhnya dan nadzarnya?
J : Semua nadzar itu harus ditepati baik nadzar yang tidak menggantungkan atau menggantungkannya dengan sesuatu, tentunya selagi tidak kepada nadzar yang menggantungkan pada kemaksiatan. Jadi shalat berjamaahnya itu hukumnya wajib dan nadzarmya harus ditepati.

والنذر يلزم فى المجازاة على مباح وطاعة كقوله اى الناذر ان شفى الله مريضى وفى بعض النسخ مرضى اوكفيت شر عدوى فلله علي ان أصلى او اصوم او اتصدق ويلزمه اى الناذر من ذلك اى مما نذره من صلاة اوصوم صدقة.   فتح القريب المديد: ٦٥ ,توشيح على ابن قاسم :۲٧٧, البيجورى جز۲/۳۲۱-۳۲۲

MENABUR BUNGA DAN MENANAM TANAMAN DI ATAS KUBURAN

Sudah menjadi pemandangan umum di tengah-tengah masyarakat kita, ketika mengubur jenazah, atau nyekar/ziarah ke makam disertai dengan penaburan bunga di atas kuburan tersebut, bahkan tidak jarang di atasnya ditanami tanaman bunga atau yang lain. Pertanyaan : Bagaimanakah hukum menaburkan bunga atau menanam tanaman di atas kuburan?
Jwb : Hukum menabur bunga atau menanam tanaman di atas kuburan adalah sunnah.
ويسن أيضا وضع الجريد والريحان ونحوها عليه (قوله ونحوها) اى من أشياء الربط فيدخل فيه البرسم ونحوه من النبات الطبة
{اه البجيرمي على المنهاج 1\496}

HUKUM MENGURUNG BURUNG DALAM SANGKAR

Pert : Bagaimanakah hukum mengurung burung dalam sangkar ?
J  : Mengurung burung dalam sangkar untuk mendengarkan suaranya atau menyenangkan diri itu hukumnya boleh dengan syarat harus dikasih makan dan minum.
له حبس حيوان لسماع صوته اوالتفرج عليه اونحو كلب للحاجة اليه مع إطعامه . إ منهاج الطالبين : 4/48

MENGULANG-ULANG BACAAN AYAT AL-QUR’AN


P: Dalam amaliyah kit (warga Nahdliyin) sering kali kita menemukan amalan yang dalam prakteknya ada aturan mengulang-ulang suatu bacaan ayat-ayat tertentu seperti dalam hizib, tahlil وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْلَنَا وَارْحَمْنَا   dan Yasin Fadlilah سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبِّ رَّحِيْم  Bagaimana hukum mengulang-ngulang bacaan ayat tersebut ?
J: Mengulang-ulang bacaan ayat Al-Qur’an itu memilki dasar (sumber) dari As-Sunnah, maka tidak ada larangan untuk melakukannya (boleh) dan tidak termasuk bid’ah.
 عبارة ....(مسئلة) ما يفعله بعض الصالحين من تكرير بعض سور القرءان فى حزب  له اصل فى السنة كحديث من قرأ قل هو الله أحد ما ئتى مرة – الى ان قال- فلاحجر على من كرر أية او سورة وليس ذلك من البدع المذمومة بل من المحمودة المثاب عليها , ويجب منع من أنكرعلى من فعل ذلك إذانكاره هو المنكر . اه غاية التخليص : ۳٠٠

Kamis, 24 Desember 2009

LELAKI BERISTRI MENGAKU SINGLE (BELUM BERISTRI)

S: Ketika Si Á’ (baca: Lelaki beristri), ditanya oleh seseorang; Apakah kamu punya Istri? Kemudian Si Á’ menjawab : “Tidak, saya Single”, maka bagiamanakah status pernikahannya (apakah status istrinya menjadi tertalak/tidak)?
J: Jika dengan kata-kata tersebut si Ä” niat mencerai istrinya, maka istrinya menjadi tertalak, karena ungkapan itu mengandung talak, tapi jika tidak niat mentalak, maka istrinya tidak tertalak, karena ungkapan tersebut bukan ungkapan yang jelas/tegas dalam talak. (GM)

وان قال له رجل الك زوجة ؟ فقال لا, فان لم ينو له الطلاق لم تطلق لانه ليس بصريح, وان نوى به الطلاق وقع لانه يحتمل الطلاق . اه. المهذّب ٦ / ٨٦ ,طه فوترا سمارانج.

QURBAN DIGANTI UANG

P ; Dengan pertimbangan efektifitas dan kemasalahatan, bolehkah qurban itu diganti dengan menggunakan uang ?
J : dengan alasan apapun, qurban tidak boleh diganti dengan apapun termasuk uang, sebab keawjiban qurban itu terkait dengan mengalirkan darah hewan qurbantersebut.
هل يقوم غير الأضحية من الصدقات مقامها ؟ لايقوم غير الأضحية من الصدقات مقامها حتى لو تصدق إمسان بشاة حية أو بقيمتها فى أيام النحر لم يكن ذلك مغنيا له عن الأضحية لاسيما إذا كانت واجبة إذا تعلق بفعل معين لايقوم غيره مقامه الموسوعة الفقهية ٥/ ۱٠٧

Rabu, 09 Desember 2009

STATUS HUKUM SHALAT JUMÁT KETIKA BERTEPATAN DENGAN HARI RAYA

S: Ketika hari jumát bertepatan dengan hari raya, maka bagaimankah hukum melaksanakan shalat jumát ? Benarkah shalat jumát itu menjadi tidak wajib karena pelaksanaan shalat hari raya (Shalat ‘Ied) ?
J: Hal itu tidak semua benar, sebab sebenarnya ulama masih berbeda pendapat mengenai masalah ini. Berikut kronologinya:
a. Syafiíyyah berpendapat bahwa shalat jumát tetap wajib bagi orang-orang yang dekat dengan tempat pelaksanaan shalat jumát (masjid) akan tetapi bagi orang yang tempatnya sangat jauh dari masjid maka tidaklah wajib baginya. (Hanya saja untuk zaman sekarang hampir semuanya wajib, sebab hampir di setiap desa sudah ada masjid).
b. Hanabilah berkomentar bahwa shalat jumát itu tidak wajib secara mutlak (baik tempatnya jauh dari masjid atau dekat).
c. Hanafiyah mengemukakan bahwa hukum shalat jumát tersebut tetap wajib secara mutlak (baik jauh atau dekat tempatnya dengan masjid). (GM)
(مسئلة) فيما إذا وافق يوم الجمعة يوم العيد ففى الجمعة أربعة مذاهب فمذهبنا أنه إذاحضر أهل القرى والبوادى العيد وخرجوا من البلاد قبل الزوال لم تلزمهم الجمعة وأما أهل البلد فتلزمهم ومذهب أحمد لاتلزم أهل البلد ولاأهل القرى فيصلون ظهرا ومذهب عطاء لاتلزم الجمعة ولاالظهر فيصلون العصر ومذهب أبى حنيفة تلزم الكل مطلقا إه من الميزان للشعران. (بغية المسترشدين ٩٠ الحرمين)

Orang tua membayarkan zakatnya kepada anaknya

Pertanyaan: bagaimanakah hukumnya orang tua memberi zakat pada anaknya?
Jawab: Tafshil, karena hal itu bergantung pada anak. Sudahkah ia balig atau belum?
• Jika sudah balig dan mampu usaha (baca: tidak lumpuh) maka boleh sekalipun ia seorang faqir. Sebab orang tua tidak wajib menafkahinya.
• Jika belum balig atau sudah balig namun tidak mampu usaha (baca:lumpuh), maka selama tercukupi oleh nafkah orang tuanya siapapun (orang tua atau orang lain) tidak boleh memberi zakat pada anak tersebut.
• عبارة مسئلة ك يجوز دفع زكاته لولده المكلف بشرطه إذلاتلزم نفقته ولاتمامهاعلى الراجح وإن كان فقيرا ذاعيلة وكان ينفق عليه تبرعا بخلاف من يستقل بنفسه كصبي وعاجز عن الكسب بمرض أوزمانة اوعمى لوجوب تفقته على الولد فلا يعطيه المنفق قطعا ولاغيره على الراجح حيث كفته نفقة المنفق. إه
(بغية المسترشدين ص:۱٠٦ دار الفكر )

Tindakan kita ketika melihat Najis,,,,

Pertanyaan: Ketika kita tahu ada najis di Masjid, atau melihat orang shalat yang pada pakaian, badan atau tempatnya terdapat najis, maka bagaimanakah tindakan kita seharusnya?
Jawab: Ketika kita tahu ada najis di Masjid maka harus (baca: wajib) segera menghilangkannya. Jika sampai menunda-nunda dan membiarkannya tanpa udzur maka akan berdosa.
Sementara jika mengetahui ada orang shalat yang pakaian, badan atau tempatnya terdapat najis yang tidak di ma’fu maka kita wajib memberitahukannya.
عبارة ... (وسئل) رضي الله عنه عمن علم بنجاسة بمسجد هل يلزم إعلام الناس بها او بمحلها ؟
(فأجاب) بقوله من علم بنجاسة فى المسجد لزمه إزالتها فورا . ومتى قصر فى ذلك أو تراخى فيه من غير عذر أثم , ومن رأى مصليا بنجس لايعفى عنه فى ثوبه أو مكانه لزمه إعلامه . إه. الفتاوى الكبرى ١/١٧٦ دار الفكر